Cara Budidaya Ikan Gapi

Cara Budidaya Ikan Gapi agar Cepat Besar dan Sehat

Jika Anda merupakan salah orang yang menyukai ikan hias, maka tak ada salahnya untuk mengetahui cara budidaya ikan gapi untuk menambah koleksi ataupun dijadikan sebuah usaha. Memiliki ciri khas yang sangat menarik, membuatnya begitu diminati guna mempercantik tampilan akuarium di rumah.

Cara Budidaya Ikan Gapi untuk Para pemula

Ikan gapi memiliki warna sirip serta bentuknya yang sangat menarik. Ikan berasal dari Amerika Selatan dan Tengah ini begitu memikat hati para pecinta ikan hias karena keunikannya. Oleh sebab itu, pembudidayaannya pun kini cukup menjamur. Berikut cara budidaya ikan gapi.

Cara Budidaya Ikan Gapi

 

1. Memilih Jenis Media Pembudidayaan

Hal pertama yang harus Anda siapkan untuk memulai pembudidayaan adalah menyiapkan tempat pemeliharaannya. Tentukan terlebih dahulu medianya, mulai dari ember, bak semen ataupun akuarium. Jangan lupa juga menambahkan elemen pendukung lainnya seperti aerator hingga tanaman air.

Selain sebagai tempat pembudidayaan, media-media tersebut juga memiliki fungsi lain yaitu untuk proses penetasan, pendederan hingga pemijahan. Karena jika tidak dipisah dari induknya, kemungkinan besar anakan ikan gapi akan dimangsa. Mengenai ukuran, disesuaikan skalanya saja.

2. Menyeleksi Indukan Ikan Gapi

Pada tahap ini, Anda akan dituntut untuk bisa teliti dalam memilih indukan yang berkualitas. Hal tersebut dikarenakan, hasil dari benih sangat bergantung dalam proses ini. Jadi, ada baiknya ketahui terlebih dahulu mengenai ciri-cirinya. Mulai dari bentuk tubuh, sifat hingga faktor kesehatan ikan gapi.

Untuk bisa membedakan antara induk jantan dan betina, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan. Perhatikanlah pada bentuk tubuhnya, apabila berbadan bulat, warnanya cenderung lebih kusam serta sifatnya pasif, maka dapat dipastikan bahwa jenisnya adalah ikan guppy betina.

3. Proses Pemijahan Ikan Gapi

Cara budidaya ikan gapi selanjutnya adalah proses pemijahan. Namun, sebelum Anda masuk ke tahap tersebut, pisahkan terlebih dahulu antara jantan dan betina. Kemudian, gantilah air secara rutin selama kurang lebih 3 hari sekali dengan cara membuang sepertiga dari jumlah volume airnya saja.

 Setelah itu, siapkan sebuah wadah dan mengisi air bersih setinggi 30 cm kemudian diamkan selama 24 jam. Lalu, masukkan ikan guppy betina ke wadah tersebut pada pagi hari yang disusul induk jantan sore hari. Proses ini akan berlangsung kurang lebih 4-7 hari.

4. Penetasan Benih Ikan Gapi

Setelah proses pemijahan selesai dan induk betina berhasil dibuahi, maka pisahkan ke dalam wadah atau kolam yang telah Anda siapkan untuk proses penetasan. Letakkan lah secara perlahan agar tidak mengganggu larva lainnya. Gantilah air secara rutin sebanyak 3 hari sekali dari sepertiga volumenya.

Kemudian, Anda bisa memberikan pakan kepada induknya selama proses penetasan sebanyak 2 kali sehari. Menariknya lagi, ikan guppy betina bisa hamil sampai 3 kali dalam satu waktu pemijahan. Hal tersebut dikarenakan adanya sperma yang tersimpan di dalam tubuh induk.

5. Proses Pendederan Ikan Guppy

Tahap berikutnya adalah pendederan ikan gapi. Lakukan proses tersebut di ruang terbuka dan terkena paparan sinar matahari guna menimbulkan corak warna pada ikan gapi. Tambahkan beberapa tanaman air untuk tempat berteduh.

Pada anakan ikan guppy yang berusia sekitar 5 hari, Anda bisa memberikannya pakan infusoria. Setelah itu, dilanjutkan dengan cacing sutra apabila anakan telah berumur 20 hari. Disaat itu juga, jenis kelamin ikan sudah dapat diketahui.

Itulah tadi pembahasan ikanesia mengenai beberapa cara budidaya ikan gapi. Setelah semua proses dilakukan dengan baik dan benar, jangan lupa untuk terus lakukan pengontrolan terhadap kondisi air. Selain itu, siapkan pula obat-obatan serta vitamin guna berjaga-jaga.